Mobil Listrik Produksi Indonesia Dari Hyundai, Bakal Meluncur Maret 2022

Mobil listrik produksi Indonesia dari Pabrikan Hyundai, bakal meluncur pada Maret 2022. Informasi tersebut dikatakan oleh CEO Hyundai Motor Asia Pasifik, Lee Kang Hyun.

“Tahun depan akan mengeluarkan dua model ICE (internal combution engine) dan satu mobil listrik sekitar bulan Maret, meluncurkan buatan CKD di Indonesia,” beber pria asal Korea itu dalam investor Daily Summit pada Rabu (16/7/2021).

Jika ucapan Lee Kang Hyun terwujud, maka mobil listrik Hyundai akan jadi mobil listrik pertama yang dibuat di Tanah Air. Sejauh ini, berbagai merek otomotif memang sudah memproduksi mobil di Indonesia. Hanya saja semuanya mengandalkan bahan bakar minyak (BBM) atau ICE sebagai jantungnya.

Oleh karenanya, Hyundai bakal tampil sebagai pelopor untuk mobil listrik produksi dalam negeri. Seperti apa kira-kira wujudnya?

Lee Kang Hyun sama sekali tidak memberi bocoran. Walau demikian kita bisa memprediksi dari lini produk Hyundai yang dijual saat ini di Indonesia. Untuk mobil listrik ada dua model: Kona EV dan Ioniq EV.

Maka kemungkinan besar, satu dari dua model tersebutl bakal jadi mobil listrik produksi Indonesia yang meluncur pada Maret 2022.

Hyundai Kona EV Bakal Diproduksi di Indonesia?

mobil listrik produksi indonesia - hyundai kona
Inilah sosok Hyundai Kona EV yang dijual di Indonesia sekarang

Dari keduanya, Kona EV merupakan produk yang paling laris di Tanah Air. Terbukti dari data Gaikindo pada semester satu 2021.

Mobil SUV bertenaga baterai itu terjual 249 unit. Sekaligus menempati peringkat tiga terlaris untuk kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Sementara Hyundai Ioniq EV berada di peringkat empat dengan 205 unit.

Jadi dari dua produk tersebut, maka kemungkinan terbesar Kona EV yang bakal diproduksi di Tanah Air. Kenapa? Dari sisi permintaan pasar, mobil SUV inilah yang lebih diminati.

Baca juga  Mitsubishi Minicab MiEV Sedang Diuji Coba, Bakal Masuk Indonesia?

Keuntungan dari Kona EV jadi mobil listrik produksi Indonesia. Dari sisi harga, bakal lebih terjangkau dibanding produk yang diimpor dari luar negeri.

Sejauh ini Kona EV merupakan hasil impor langsung dari Korea Selatan. Harganya ketika dipasarkan di Tanah Air mencapai Rp 697 juta (OTR Jakarta). Bukan tidak mungkin saat sudah diproduksi lokal, maka banderolnya semakin murah lagi.

“Harga mobil listrik memang tergantung harga baterai, sekitar 40 persen,” beber Lee Kang Hyun.

Sebenarnya mobil listrik produksi Indonesia yang meluncur pada 2022, bukan cuma dari Hyundai. Lexus sebagai brand premium yang berafiliasi dengan Toyota juga siap memproduksi SUV bernama UX 300e di Tanah Air, hanya saja untuk bulan peluncurannya belum ada kejelasan.

Bocoran tersebut dikabarkan oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita dalam presentasi, lagi lagi di acara Investor Daily Summit 2021. Menurut Agus, selain mobil listrik, bakal ada banyak mobil hybrid yang juga diproduksi di Tanah Air pada beberapa tahun ke depan.

Dari Toyota ada Kijang Innova Hybrid yang siap meluncur 2022. Lalu Suzuki siap memproduksi Ertiga Hybrid dan XL7 Hybrid. Ada pula Mitsubishi Xpander Hybrid.

Selamat datang era mobil elektrifikasi di Indonesia!

(Sumber: https://moladin.com/blog/mobil-listrik-produksi-indonesia-dari-hyundai/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nine + three =