Diet Mayo – Cukup Jaga Pola Makan 13 Hari, Turun 7 Kg

Beritapusat – Belakangan ini gaya hidup sehat tengah menjadi trend di kalangan masyarakat. Khususnya masyarakat perkotaan. Rutinitas yang padat dan polusi yang cukup tinggi, hingga kurangnya akses untuk mendapatkan makanan dan minuman yang sehat, membuat orang-orang di perkotaan berlomba-lomba untuk meningkatkan taraf hidupnya menjadi lebih sehat. Salah satunya melakukan diet mayo.

Diet mayo menjadi salah satu metode diet yang diminati banyak orang. Bahkan usaha-usaha makanan, sebut saja katering makanan, juga menawarkan berbagai macam menu yang didominasi sayuran dan sumber protein, namun tanpa nasi. Makanannya pun diolah tanpa garam.

Mereka yang menerapkan diet mayo akan diminta mematuhi aturan dan larangan yang ada selama 13 hari. Diet ini juga menjanjikan penurunan berat badan hingga 7 kg selama siklus 13 hari tersebut.

Salah satu pelaku diet mayo, Musyarofah Shalyan, 38, mengaku pernah menerapkan diet mayo selama 13 hari. Bahkan menginspirasinya membuat usaha catering dengan menu sesuai diet mayo. “Kebetulan ada beberapa teman yang juga tertarik, kemudian ikut kateringnya,” katanya.

Alasan Musyarofah memilih diet mayo karena dirinya sedang menghindari garam dan kebetulan memiliki riwayat hipertensi dan kolesterol. Olahan diet mayo yang skip garam dan hanya boleh direbus dan panggang ini membuat defisit kalori dalam makanan menjadi terkontrol (tidak berlebihan). “Saya juga nggak khawatir nantinya akan lemas atau jatuh sakit,” ujarnya.

Selain itu, diet mayo yang dilakukan selama 13 hari hanya boleh dilakukan dalam kurun waktu satu tahun sekali. Hal tersebut ditujukan sebagai program detox bagi tubuh. Karena bagaimanapun juga tubuh tetap butuh natrium dan klorin (zat yang ada dalam garam).

Kemudian setelah 13 hari, dapat dilanjutkan dengan eat clean selama 7 hari dan cheat meal selama satu hari. Menurutnya, jika dalam melakukan diet mayo tiba-tiba makan sesuatu yang mengandung garam, maka harus mengulangi lagi dari awal, meskipun sudah di hari ke-12.

Baca juga  7+ Makanan yang Harus Dihindari Saat Diet

“Sebelum diet mayo, berat badan saya 69 kg. Kemudian  dua pekan menjalani diet mayo, Alhamdulillah bisa turun 7 kg,” kata Musyarofah.

Musyarofah memang berinisiatif menerapkan diet mayo. Menurutnya, sudah saatnya detox tubuh untuk menjaga kesehatan. “Saya juga tidak ingin terlalu banyak konsumsi obat-obatan,” terangnya.

Menurutnya, resep diet mayo cukup mudah. Apalagi proses memasaknya yang tidak lama dan minim bumbu, membuat beberapa temannya yang sedang diet meminta ikut dibuatkan. “Mereka nggak sempat buat. Karena kebanyakan orang kantoran. Kebetulan saya ada waktu luang dan ada feel juga,” ujarnya.

Sebenarnya, pengolahan makanan untuk diet mayo boleh menggunakan bumbu. Tetapi, tanpa garam dan gula. Jadi untuk rasa makanannya, hanya mengandalkan rasa dari bahan dasar makanannya.

Musyarofah ingin melakukan diet tanpa tersiksa dan tetap makan enak. Oleh karena itu, dia membeli bumbu-bumbu khusus untuk diet mayo dan membuat olahan se-variatif mungkin agar customer-nya tidak bosan. “Bumbu khususnya saya beli dari owner diet mayo di Malang,” tuturnya.

Tak hanya itu, pemilihan bahan dasar makanan juga menjadi hal yang penting bagi pelaku diet mayo. Selain itu, perlu memerhatikan takaran kalori yang tidak melebihi 1.500 kalori per harinya. Hal tersebut menjadi inti dari diet itu sendiri, yakni defisit kalori.

Meski lumayan ribet, tetapi Musyarofah merasa enjoy dengan program diet yang dilakukan. Bahkan berkat diet mayo dan usahanya dalam memilih makanan sehat, membuat dirinya bisa mendapatkan berat badan yang diinginkan.

“Awalnya memang ribet ya, mba. Tapi kalau sudah sering menghitung kalori suatu makanan, nanti akan terbiasa dengan sendirinya. Malah bisa jadi kontrol kita dalam mengkonsumsi makanan,” katanya.

Selesai program diet mayo, Musyarofah juga tidak sembarangan dalam memilih makanan. Selain diimbangi dengan olahraga yang cukup, kini ia menjadi lebih concern dengan healthy food dan hygienist food.

“Meski sekarang sedang tidak diet mayo, tapi asupan nutrisi sehari-hari untuk saya dan keluarga tetap harus diperhatikan,” tuturnya.

Baca juga  9+ Merk Susu Rendah Lemak untuk Diet dan Harganya

Selain itu, ia juga berpesan kepada orang-orang yang sedang melakukan diet bahwa diet adalah mengatur pola makan, bukan mengurangi makan.

Mindset kan diet untuk sehat. Karena sehat tujuan jangka panjang kita, langsing akan mengikuti dengan sendirinya,” pungkas ibu rumah tangga yang kini memiliki berat badan 53 kg itu. (cr8/zal). (Sumber Berita )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen + four =