Susu Rendah Lemak untuk Diet - Beritapusat

9+ Merk Susu Rendah Lemak untuk Diet dan Harganya

Ketika menjalani program diet, biasanya akan membatasi asupan susu atau bahkan menjadi yang paling dihindari. Bukan tanpa alasan, sebab susu dianggap mengandung banyak lemak. Padahal sebenarnya, tidak semua susu mengandung banyak lemak. Ada beragam jenis susu yang justru membantu proses penurunan berat badan, salah satunya adalah susu rendah lemak. Sebagai minuman pendamping diet, susu rendah lemak juga menawarkan kandungan nutrisi lain yang bermanfaat bagi tubuh seperti protein, kalsium dan rendah gula.

Dikutip dari healthline, kandungan lemak pada susu rendah lemak merujuk pada saturated fat atau lemak jenuh. Pada umumnya, deretan produk susu rendah lemak mengandung hanya 1,1 persen lemak jenuh dalam setiap kemasannya. Berbeda dengan susu reguler (biasa) yang mengandung minimal 3,25 persen. Lemak jenuh meningkatkan kandungan low-density lipoprotein (LDL) atau biasa dikenal dengan kolestrol jahat. Kandungan inilah yang pada akhirnya menjadi ancaman berbagai penyakit seperti resiko gangguan jantung, kolesterol dan hipertensi. Akibatnya, komposisi lemak jenuh yang tinggi cenderung dihindari. Tak heran jika susu rendah lemak untuk diet dianggap lebih baik daripada susu biasa atau whole milk. Susu rendah lemak juga dapat membantu program diet karena susu akan diolah lebih lama dalam pencernaan, sehingga memberikan rasa kenyang yang lebih lama agar tidak mudah lapar.

Tips Memilih Susu Rendah Lemak

Namun, saat ini banyak dijumpai produk susu rendah lemak untuk diet di pasaran dan kamu diharuskan untuk lebih selektif. Untuk memilih susu rendah lemak yang baik untuk diet, simak tipsnya sebagai berikut :

Baca juga  9+ Makanan Pengganti Nasi untuk Diet yang Bisa Kamu Coba

1. Perhatikan kandungan gizi susu

Memilih susu rendah lemak untuk diet memang penting, tetapi kamu perlu memperhatikan zat gizi lainnya seperti karbohidrat. Pasalnya, karbohidrat sangat berpengaruh dalam angka penurunan berat badan. Pilihlah susu rendah lemak dengan kandungan karbohidrat yang tidak terlalu tinggi. Sebab, karbohidrat biasanya banyak mengandung zat gula yang mana ketika mengkonsumsi gula atau pemanis buatan justru akan menimbun sel-sel lemak di dalam tubuh.

Perlu diketahui, asupan lemak dalam sehari sebaiknya tidak melebihi 30 persen dari kebutuhan kalori harian. Kebutuhan kalori dalam sehari 2000 kalori, maka lemak yang bisa dikonsumsi dalam sehari adalah sebanyak 67 gram. Hanya saja, jika sedang diet usahakan asupan lemak harus lebih rendah.

2. Pastikan tidak ada alergi susu

Beberapa orang akan mengalami gatal-gatal pada tubuhnya atau diare pada saat minum susu rendah lemak, itu pertanda tubuh mengalami alergi. Jika terjadi seperti ini, kamu bisa memilih alternatif susu rendah lemak jenis lain seperti susu kedelai.

3. Pilih susu dengan rasa yang sesuai selera

Susu rendah lemak kini tersedia dalam berbagai varian rasa seperti; strawberry, cokelat, pisang dan lain sebagainya. Kamu dapat menyesuaikannya mengikuti selera.

Lalu, apakah benar susu rendah lemak untuk diet sudah lebih baik?

Demi menjaga kesehatan tubuh dan kecukupan asupan nutrisi selama diet, konsumsi susu rendah lemak disarankan untuk diselingi dengan susu regular. Ternyata, tidak semua kandungan LDL berbahaya bagi tubuh. Lemak jenuh mampu mengubah LDL menjadi partikel yang tidak berbahaya.

Selanjutnya, LDL mampu meningkatkan kandungan HDL dalam darah. Partikel HDL inilah yang sering dikenal dengan kolestrol baik. HDL mampu melindungi dan mencegah resiko penyakit jantung. Riset membuktikan, responden wanita yang rutin mengkonsumsi susu regular beresiko rendah mengalami overweight. Selain itu, sebanyak 1.782 responden laki-laki berpeluang 48 persen lebih rendah mengalami penumpukan lemak pada perut (abdominal obesity).

Baca juga  10 Tip Diet Keto Teratas untuk Pemula

Dari penjelasan ini, susu rendah lemak untuk diet baik dikonsumsi secara bergantian dengan susu regular mengingat kandungan lemak jenuh, LDL, dan HDL dalam jumlah cukup ternyata berdampak baik bagi tubuh.

Susu rendah lemak terkadang memang efektif untuk diet, tapi sifatnya hanya membantu bukan dianggap sebagai makanan yang bisa menurunkan berat badan. Pada dasarnya menurunkan berat badan adalah dengan mengkonsumsi kalori yang lebih sedikit daripada kebutuhan tubuh harian. Selain itu, olahraga teratur juga tetap harus dilakukan agar berat badan kamu berkurang secara sehat.

Merk Susu Rendah Lemak Untuk Diet

Berikut contoh beberapa merk dan harga susu dengan kandungan lemak yang rendah untuk kebutuhan diet sehat Kamu.

Ultra Milk Low Fat Hi-Calcium

  • Harga: Rp 18.000 s/d  Rp 26.000 (1 Liter)
  • kalori per sajian: 90 kalori

Tropicana Slim Low Fat Milk

  • Harga: (180 gr) Rp 30.000,  (500 gr) Rp 55.000
  • kalori per sajian: 170 kalori

Diamond Low Fat Milk

  • harga: Rp 16.000 s/d Rp 20.000 (1 Liter)
  • kalori per sajian: 70 kalori

Entrasol Active

  • harga: Rp 55.000 s/d Rp 60.000 (360 gr)
  • kalori per sajian: 130 kalori

Greenfields Low Fat Milk

  • harga: Rp 18.000 s/d Rp 23.000 (1 Liter)
  • kalori per sajian: 110 kalori

Frisian Flag Low Fat

  • harga: Rp 20.000 s/d Rp 26.000 (900 ml)
  • kalori per sajian: 120 kalori

HiLo Active

  • harga: Rp 65.000 s/d Rp 85.000 (500 gr)
  • kalori per sajian: 120 kalori

Nestle Omega Plus

  • harga: Rp 180.000 s/d Rp 210.000 (1 Kg)
  • kalori per sajian: 122 kalori

WRP Everyday Low Fat Milk

  • harga: Rp 11.000 s/d Rp 14.000 (2 x 30 gr)
  • kalori per sajian: 110 kalori
Baca juga  5 Merk Teh Hijau untuk Diet - Wajib Coba Salah Satu

Bear Brand Gold

  • harga: Rp 8.500 s/d Rp 10.000 (140 ml)
  • kalori per sajian: 120 kalori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × one =